JARINGAN
EMBRIONAL
Jaringan embrional adalah jaringan muda yang sel-selnya senantiasa membelah. Jaringan ini ini adalah jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Pada tahap awal terbentknya embrio, sel-sel penyusunnya mempunyai bentuk sama. Namun dalam perkembangan selanjutnya sel-sel tersebut akan membelah dan mengalami perubahan bentuk , proses ini disebut spesialisasi. Hasil spesialisasi ini antara lain,Jaringan ini mengalami spesialisasi menjadi lapisan jaringan embrional.
Jaringan embrional adalah jaringan muda yang sel-selnya senantiasa membelah. Jaringan ini ini adalah jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Pada tahap awal terbentknya embrio, sel-sel penyusunnya mempunyai bentuk sama. Namun dalam perkembangan selanjutnya sel-sel tersebut akan membelah dan mengalami perubahan bentuk , proses ini disebut spesialisasi. Hasil spesialisasi ini antara lain,Jaringan ini mengalami spesialisasi menjadi lapisan jaringan embrional.
1. Lapisan luar
(ektoderm)
2. Lapisan
tengah (mesoderm)
3. Lapisan
dalam (entoderm)
Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata.
Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm.
Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.
Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organ-organ tubuh dari suatu hewan.
Ada empat tipe jaringan dasar yang membentuk tubuh semua hewan, termasuk tubuh manusia dan organisme multiseluler tingkat rendah seperti serangga.
Proses terbentuknya
Pada awal terbentuknya embrio, sel-sel penyusunnya mempunyai bentuk sama,
namun dalam perkembangan selanjutnya, sel-sel tersebut akan membelah dan akan
mengalami perubahan menjadi bermacammacam bentuk maupun fungsinya yang dikenal
dengan spesialisasi. Hasil dari proses spesialisasi tersebut antara
lain dihasilkan lapisan jaringan embrional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar