Jumat, 03 April 2020

who am i ?


Setelah sekian lama akhirnya aku kembali lagi nih, ku rasa blog masih menjadi platform yang aman buat nulis atau bisa dibilang buat nyurahin perasaan. Sempet beberapa kali beralih ke twitter tapi ya nyatanya emng ga aman hehe. Akhirnya ku putuskan buat lanjut nulis di blog aja. Kalau di beberapa tulisanku kemarin aku selalu bilang kalau kita tu harus semangat buat ngejar apa yang kita mau, rasa bosan itu pasti ada. Tapi nyatanya sampai  di akhir semester gini kayaknya ucapanku salah deh. Tepat di semester 8 ini justru aku nggak menemukan siapa diriku. Aku justru enggak tau tujuan ku apa, dan jadi orang yang nggak tau arah. Di saat orang-orang disekitarku punya ambisi untuk mencapai tujuannya, di sini aku justru merasa kalau aku ini nggak tau tujuan.
Aku bukanlah aku yang dulu. Inget banget tu waktu smp aku orang yang ambisius, aku punya target yang akan ku capai dan aku akan melakukan apapun untuk mencapai target ku. Pernah tu waktu mau ujian nasional aku punya target buat nilai UN ku minimal 30. Dan untuk menunjukkan kalau aku bisa, aku sampe nempelin semua materi UN ke semua tempat mulai dari lemari sampai dinding kamarku. Jadi, setiap aku mau tidur aku pasti ngeliat materi-materi itu. Otomatis aku bisa hafal. Menjelang SMA kayaknya ambisiku juga mulai memudar. Saat UN nilaiku nggak bagus- bagus amat, ya karena memang usahaku nggak maksimal. Apalagi waktu mau cari universitas, makin payah deh aku. Waktu itu aku enggak lolos SNMPTN yang harusnya aku bisa masuk universitas impianku. Trus aku coba ke SBMPTN lagi-lagi aku gagal. Aku sempat memutuskan untuk gapyear, dan mencoba lagi di tahun depan, tapi sayangnya orang tua malah nyuruh buat masuk universitas swasta.  Dan ya universitas swasta nggak buruk ko, sebenarnya semua tergantung dari pribadi masing-masing, mau dimana pun itu kalau pribadinya baik maka akan jadi baik juga. Tapi aku rasa ada hal yang mendasari mengapa sampai sekarang aku masih gini-gini aja. Kalau bisa dibilang sebenarnya aku cukup lancar di dunia perkuliahan. Semua baik-baik aja, enggak ada kendala yang spesifik tentang akademi. Tapi aku mersa kalau ya hidupku itu monoton, ibaratnya engga ada feel nya. Kadang aku merasa salut sama orang-orang yang memiliki ambisi dan mimpi, karena dengan adanya mimpi otomatis orang itu punya gairah dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Dan itu sama halnya dengan kehidupan. Hidup itu terus berputar,kamu punya tujuan dan kamu akan terus berusaha untuk mewujudkan tujuanmu itu, dan ketika tujuan itu sudah terpenuhi maka akan muncul tujuan lain yang harus kamu wujudkan,terus begitu berulang.
Balik lagi ke masa kuliah. Aku menjalani masa kuliah ya ibaratnya just let it flow. Engga ada suatu semangat atau suatu ambisi yang harus ku kejar atau ku dapatkan, dan itu sebenarnya yang membuat munculnya kegelisahan hati. Entahlah apakah ini termasuk dalam quarter life crisis or what ever it is. Yang pasti aku merasa ada yang kurang dalam hidupku. Bahkan aku sendiri engga ada pandangan apa yang akan ku lakukan kedepannya, aku ingin kerja apa dan dimana aku juga belum memikirkan hal tersebut. Kadang aku bertanya pada diriku sendiri sebenarnya apa yang ku mau dan apa yang ku suka, dan sampai saat ini pun aku belum menemukan jawabannya. Entah kadang aku merasa bahwa aku ini orang yang aneh. Yang engga punya tujuan dan engga tau harus apa, aku Cuma ngikuti alur yang udah ada tanpa bisa keluar dari zona ku. Apakah sebenarnya ini rasa putus asa tapi tak terlihat atau ini hanya belum masanya saja untukku entahlah aku juga tak memahaminya. Dan apakah hanya aku seorang yang merasa bahwa tak mempunyai kemampuan apapun dan ketertarikan apapun yang bisa mendorongku untuk berusaha lebih lagi. Aku juga tidak tau kapan aku akan menemukan jati diriku. Yang jelas aku sedang berusaha untuk menemukan apa sebenarnya tujuanku apa yang ingin aku dapatkan dan apa yang seharusnya aku lakukan. Itulah kegelisahanku selama ini. Entah penting tidak untuk dimasukan kedalam blog tapi yang pasti aku hanya ingin mengungkapkan apa yang kurasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar