Mahasiswa secara umum merupakan sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi disebuah perguruan tinggi. Mahasiswa terbentuk dari kata "maha" dan "siswa", dimana kata maha berasal dari bahasa sansekerta yang berarti besar atau mulia, sedangkan siswa bisa berasal dari bahasa jawa "wasis" atau orang yang pandai.
Sebagai seorang mahasiwa kita mempunyai beban dan tanggung jawab yang besar, mahasiswa bukan hanya seorang yang menuntun ilmu di suatu perguruan tinggi. Namun, mahasiswa sendiri adalah cikal bakal pemimpin negeri ini, bibit yang harus terus di jaga untuk mengubah dan memimpin negeri ini menjadi negeri yang sukses.
Tapi apakah kita sebagai seorang mahasiswa sudah menyadari dan berusaha menjadi seseorang yang kelak akan memimpin, apakah kita sebagai mahasiwa yang katanya orang berpendidikan sudah membuat satu langkah perubahan ? entahlah.. mari kita lihat sendiri
Ada beberapa hal yang sangat berbeda antara mahasiwa atau bisa dibilang sebagai anak muda zaman dahulu dengan sekarang, Jika dulu seorang pemuda akan menjadi orang terdepan dan rela memberikan jiwa raganya bahkan nyawanya untuk menjaga dan mempertahankan tanah airnya, namun beda dengan sekarang. Pepatah jawa mengatakan "beda zaman, beda gaman" atau beda zaman maka akan beda senjata. saya kira itu memang benar, karena tentu kita tidak bisa menyamakan zaman dahulu dengan zaman sekarang. Karena dunia ini memang akan terus berubah, berubah ke arah yang lebih baik atau berubah semakin buruk itu yang menjadi sebuah beban dan tanggung jawab kita sebagai anak muda.
Zaman semakin modern, sudah tidak ada lagi perang untuk memperebutkan tanah air, yang ada sekarang adalah perang tentang bagaimana kita mampu menjaga dan mempertahankan negara dari arus global yang semakin besar. Sebagai anak muda tentu kita ahrus mencintai negeri ini, cinta tanah air merupakan bekal paling penting,dan tentu memulai dengan mengubah kebiasaan- kebiasaan yang memang tidak baik menjadi kebiasaan yang baik.
Dimulai dari hal kecil, seperti datang tepat waktu, sangat sederhana sebenarnya kita hanya perlu datang sesuai waktu yang ditentukan dan bukankah semua akan berjalan baik ?, karena saya sendiri melihat hal tersebut sangat susah bagi anak muda, contohnya mau rapat atau kumpul organisasi kita jadwalkan datang pukul 9 ya berarti kita harus datang tepat, tapi nyatanya tidak begitu, selang satu jam baru datang, terkadang ada beberapa orang yang memang harus memanfaatkan waktunya sebaik mungkin, ada beberapa orang yang tidak mau membuang waktu untuk hanya sekedar untuk menunggu, ada beberapa orang yang harus menempuh perjalanan jauh untuk sampai ketempat tersebut, saat sudah diusahakan,tapi ternyata ada orang yang masih terlambat yang sebenarnya bisa dihindari,dan membuat orang lain menunggu. bukankah itu egois ?, harusnya kita juga harus memikirkan orang lain yang memang sudah mengupayakan untuk datang tepat waktu, mereka berupaya keras agar bisa membuat sebuah acara berjalan lancar dengan datang tepat waktu, terkadang kita sebagai anak muda juga harus bersikap profesional dan berkomitmen terhadap apa yang telah kita ambil. Karena kebiasaan kecil tersebut mampu mengubah kita dimasa depan. Jadi mari kita sebagai anak muda dan seorang mahasiswa yang katanya agent of change yang katanya orang berpendidikan, ayo kita buktikan bahwa kita ini memang pantas untuk memimpin negeri ini kelak.