Kamis, 02 Mei 2019

Agent Of Change 1

    Mahasiswa secara umum  merupakan sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi disebuah perguruan tinggi. Mahasiswa terbentuk dari kata "maha" dan "siswa", dimana kata maha berasal dari bahasa sansekerta yang berarti besar atau mulia, sedangkan siswa bisa berasal dari bahasa jawa "wasis" atau orang yang pandai.
Sebagai seorang mahasiwa kita mempunyai beban dan tanggung jawab yang besar, mahasiswa bukan hanya seorang yang menuntun ilmu di suatu perguruan tinggi. Namun, mahasiswa sendiri adalah cikal bakal pemimpin negeri ini, bibit yang harus terus di jaga untuk mengubah dan memimpin negeri ini menjadi negeri yang sukses.
    Tapi apakah kita sebagai seorang mahasiswa sudah menyadari dan berusaha menjadi seseorang yang kelak akan memimpin, apakah kita sebagai mahasiwa yang katanya orang berpendidikan sudah membuat satu langkah perubahan ? entahlah.. mari kita lihat sendiri
Ada beberapa hal yang sangat berbeda antara mahasiwa atau bisa dibilang sebagai anak muda zaman dahulu dengan sekarang, Jika dulu seorang pemuda akan menjadi orang terdepan dan rela memberikan jiwa raganya bahkan nyawanya untuk menjaga dan mempertahankan tanah airnya, namun beda dengan sekarang. Pepatah jawa mengatakan "beda zaman, beda gaman" atau beda zaman maka akan beda senjata. saya kira itu memang benar, karena tentu kita tidak bisa menyamakan zaman dahulu dengan zaman sekarang. Karena dunia ini memang akan terus berubah, berubah ke arah yang lebih baik  atau berubah semakin buruk itu yang menjadi sebuah beban dan tanggung jawab kita sebagai anak muda.
   Zaman semakin modern, sudah tidak ada lagi perang untuk memperebutkan tanah air, yang ada sekarang adalah perang tentang bagaimana kita mampu menjaga dan mempertahankan negara dari arus global yang semakin besar.  Sebagai anak muda tentu kita ahrus mencintai negeri ini, cinta tanah air merupakan bekal paling penting,dan tentu memulai dengan mengubah kebiasaan- kebiasaan yang memang tidak baik menjadi kebiasaan yang baik.
   Dimulai dari hal kecil, seperti datang tepat waktu, sangat sederhana sebenarnya kita hanya perlu datang sesuai waktu yang ditentukan dan bukankah semua akan berjalan baik ?, karena saya sendiri melihat hal tersebut sangat susah bagi anak muda, contohnya mau rapat atau kumpul organisasi kita jadwalkan datang pukul 9 ya berarti kita harus datang tepat, tapi nyatanya tidak begitu, selang satu jam baru datang, terkadang ada beberapa orang yang memang harus memanfaatkan waktunya sebaik mungkin, ada beberapa orang yang tidak mau membuang waktu untuk hanya sekedar untuk menunggu, ada beberapa orang yang harus menempuh perjalanan jauh untuk sampai ketempat tersebut, saat sudah diusahakan,tapi ternyata ada orang yang masih terlambat yang sebenarnya bisa dihindari,dan membuat orang lain menunggu. bukankah itu egois ?, harusnya kita juga harus memikirkan orang lain yang memang sudah mengupayakan untuk datang tepat waktu, mereka berupaya keras agar bisa membuat sebuah acara berjalan lancar dengan datang tepat waktu, terkadang kita sebagai anak muda juga harus bersikap profesional dan berkomitmen terhadap apa yang telah kita ambil. Karena kebiasaan kecil tersebut mampu mengubah kita dimasa depan. Jadi mari kita sebagai anak muda dan seorang mahasiswa yang katanya agent of change yang katanya orang berpendidikan, ayo kita buktikan bahwa kita ini memang pantas untuk memimpin negeri ini kelak.

Kamis, 25 April 2019

Mimpi Kataku

Tentang mimpi
   untuk pertama kalinya aku memiliki mimpi dan keinginan, aku menyadari selama ini aku hanya berusaha mengikuti alur yang berjalan, tanpa tahu apa yang sebenarnya ku mau dan sangat ingin ku capai. Aku menyadari bahwa aku sudah banyak berubah, aku dulunya orang yang sangat bersemangat dan selalu memiliki target untuk di capai, tapi kini entah mengapa aku berubah, lebih diam lebih tidak bersemangat untuk melakukan sesuatu, aku tak tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi padaku,  tidak ada gairah dalam diriku untuk mendapatkan sesuatu,melakukan sesuatu yang monoton, apakah itu yang dinamakan bosan ? entahlah
   Aku merasa tidak ada semangat dan dorongan dari dalam hidupku, ya just let it flow, begitu fikirku.
Tapi beberapa hari ini ada satu keinginan yang muncul dalam benakku, Jepang. ya aku ingin pergi ke sana, entah untuk belajar atau bekerja, mungkin aku perlu pergi jauh sejenak ya, ingin mencoba untuk melihat dunia baru, budaya baru dan orang baru. aku melihat jepang adalah negara yang sangat bersih, tertib dan indah, ingin sekali rasanya aku ke sana, hidup sebentar disana. tapi apakah mimpi ini tetap akan jadi mimpi ? bagaimana menumbuhkan semangat dalam diriku ? bagaimana menggunggah jiwa ku untuk bangun dan berjuang menggapai mimpi itu? terkadang aku takut jika aku adalah orang yang gagal, tergadang aku takut jika aku hanya penghayal, dan terdang aku takut aku akan menjadi orang  yang tidak berguna. ya ketakutanku itulah yang sebenarnya membatasiku.
  Terkadang aku merasa iri sekaligus salut  dengan orang- orang yang memiliki semangat tinggi dalam hidupnya, orang yang selalu bekerja keras untuk mendapatkan apa yang mereka mau, seseorang yang memiliki keinginan kuat dan daya juang yang tinggi. Bagaimana cara mereka menjaga itu semua ? aku ingin memiliki semangat itu.
   Apakah aku termasuk orang yang kufur ? apakah aku orangyang putus asa ? aku sangat ketakutan akan itu. Menyadari bahwa sebenarnya aku tak mampu. Namun apakah aku akan terus begini ? aku harus bangun kataku, aku harus menggapainya aku harus membuktikan aku mampu, dan aku harus menjadikan mimpi itu nyata, dan aku berharap mimpi itu akan terwujud suatu hari nanti..